Category: GALERI


Pelatihan dan Workshop di Kota Garut, Jawa Barat
Peserta 150an orang, sebagian besar guru TK dan SD. Banyak yang sengaja datang dari pelosok daerah, kampung-kampung seperti Garut bagian Selatan (pantai) yang mereka tempuh lebih dari 3-4 jam perjalanan untuk sampai tempat pelatihan.
Hari/Tanggal: 6 Juni 2010

Perempuan Priangan ini mempelajari origami secara khusus di Jepang sejak awal tahun 2003 hingga Desember 2005. Sejak tahun 2004, telah menjadi anggota dan mendapatkan sertifikat sebagai instruktur origami berkualifikasi dari NOA (Nippon Origami Association) sebuah asosiasi origami di Jepang dengan anggota dari berbagai negara. Selama di Jepang, ia mengajar origami di sebuah Sekolah Dasar (SD) di Kota Toyohashi dan beberapa kali menjadi instruktur origami untuk mahasiswa asing di Toyohashi University of Technology (TUT), Jepang. Selain menjadi member tetap NOA, ibu dari empat anak ini juga menjadi member JOAS (Japan Origami Academic Society) yang berpusat di Tokyo.

Setelah kepulangannya dari negeri Sakura, ia telah menjadi instruktur origami pada acara workshop dan pelatihan origami untuk anak-anak, para guru TK dan SD, dan masyarakat umum yang tidak hanya di berbagai kota besar di Indonesia seperti Jakarta, Bandung, Semarang, Yogyakarta, Medan, Makassar, tetapi juga kota-kota kecil seperti Boyolali, Salatiga, Tasikmalaya, Kerawang, Garut, dan sebagainya.

Ia juga menjadi direktur Sanggar Origami Indonesia (SOI) yang menjadi wadah komunikasi dan berbagi dari para pecinta dan komunitas origami di Indonesia. Melalui sanggar ini, banyak aktiftas pameran, workshop/pelatihan, seminar, dan lain sebagainya direncanakan dan dijadwalkan. Dalam beberapa tahun ini ia telah berpameran baik tunggal maupun bersama-sama sebagian sanggar dan komunitas origami di banyak kota di Indonesia. Karena berbagai kiprahnya dalam origami di Indonesia ini, ibu dengan empat anak ini juga disebut-sebut sebagai Ibu Origami Indonesia oleh media cetak maupun elektronik/televisi nasional.

Pada bulan Mei tahun 2010, salah satu impiannya terwujud dengan berdirinya Maya Hirai School of Origami di Bandung sebagai sekolah origami pertama di Indonesia. Melalui Sanggar Origami Indonesia (SOI) dan sekolah origaminya, ia berharap bisa mengajarkan origami pada banyak orang dan anak-anak di Indonesia, sehingga menjadi sarana berkreasi, berkarya, dan bermain bagi mereka.

Menghibur dengan berorigami dalam acara Bogor Craft 2010
Lokasi: Mall di Bogor
Hari/Tanggal: Ahad, 23 Mei 2010

Origami Gunung adalah model origami yang paling mudah dibuat, dengan sekali lipat maka model gunung pun jadi!. Dapat ditujukan untuk anak-anak usia pra-TK atau anak-anak dengan usia 2,5 tahun. Namun demikian tetap pada permulaan pembelajaran sebaik nya dengan bimbingan orang dewasa.

Workshop dan Pelatihan Origami di Kota Sumedang, Jawa Barat
Jumlah Peserta 100an dimana sebagian besar para guru TK dan SD.
Hari/Tanggal: Ahad, 15 April 2010

Suasana pelatihan – Lihat para pendidik itu begitu bersemangat!

Bergembira bersama

Berebut beli buku-buku Origami karya Maya Hirai

Written by Newsroom Tuesday, 06 October 2009

KawanPustaka. Senin-Selasa, 5-6 Oktober 2009 bertempat di lobi Hotel Nikko Jakarta, Sanggar Origami Jakarta (SOI) mengadakan workshop bersama Maya Hirai dan Member Origami Indonesia yang didukung penerbit KawanPustaka.

Pada awal acara, Maya Hirai mengatakan bahwa membuat hasil karya lipatan kertas atau yang disebut dengan origami itu tidak sulit, asalkan kita memahami teori dasarnya. Dengan satu kali lipatan kertas saja sudah menghasikan bentuk origami.

Dalam acara tersebut Maya juga menunjukkan beberapa contoh lipatan kertas karyanya kepada para pengunjung, dari mulai lipatan yang menyerupai binatang badak, burung merak, kupu-kupu, hiasan bunga, dan lain-lain.


Selain itu, Maya Hirai juga memeragakan kepada pengunjung tentang cara membuat berbagai macam bentuk lipatan kertas dari mulai yang mudah sampai kepada yang paling sulit. Di situlah banyak para pengunjung yang sangat antusias untuk mengikuti apa yang diperagakan Maya. Tahap demi tahap lipatan diikuti para pengunjung sampai akhirnya bisa menghasilkan karya origami.

Di sesion terakhir, Maya memberikan kesempatan kepada pengunjung untuk bertanya tentang melipat kertas atau yang disebut dengan origami.

****

Sumber: http://kawanpustaka.com/Workshop-Origami-Bersama-Maya-Hirai.html